.:: SHADOW OF HEISEI ::.


PERAN PERS
June 10, 2009, 6:27 pm
Filed under: Uncategorized | Tags:

Peran Pers

Pers memliki berbagai macam peran, yaitu:

  1. Peran Utamanya adalah menyiarkan informasi (to inform), entah informasi tentang peristiwa yang terjadi, gagasan, atau pikiran orang. Orang membaca surat kabar terutama karena ingin mencari informasi.
  2. Peran Kedua adalah mendidik (to educate). Lewat pemberitaanya, pers mencoba memberi pencerahan, mencerdaskan dan meluaskan wawasankhalayak pembaca, pendengar atau pemirsanya. Dalam konteks politik, pers memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menyadarkan mereka akan hak dan kewajibannya sebagai  warga.
  3. Peran Ketiga adalah menghibur (to entertain). Hal-hal yang bersifat menghibur sering kita temukan di media massa, seperti : berita seputar selebritis, teka-teki silang, cerita bersambung dan lain-lain, sebagai selingan dari berita-berita berat lainnya.
  4. Peran Keempat adalah memegaruhi (to influence). Media yang independent dan bebas dapat memengaruhi dan melakukan fingsi control social. Bukan hanya penguasa, pemerintah, parlemen, institusi pengadilan, militer yang dikontrol, tetapi juga berbagai hal di dalam masyarakat itu sendiri.

Maka, dalam membahas peran media Indonesia, khususnya media televisi. Kita tidak bisa memisahkannya dari proses demokarasi yang coba kita bangun di negeri ini. Dalam kaitan pelaksanaan PEMILU 2009, tampaknya peran media yang menonjol adalah peran memberi informasi, mendidik dan memengaruhi.

Spirit Peran Kebebasan Pers

Di bawah spirit reformasi, serangkaian UU tentang kebebasan pers muncul, UU No. 40/1999 tentang kebebasan pers merupakan salah satu upaya konstitusional yang telah dilaksanakan lembaga legislatif. Tampaknya UU tersebut merupakan jawaban atas tuntutan reformasi yang bergulir.

Pasal 6 UU Pers secara jelas mengisyaratkan nilai-nilai demokrasi yang harus diemban oleh pers nasional, yaitu:

  1. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui;
  2. Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum;
  3. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat akurat dan benar;
  4. Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum;
  5. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.


PROYEK BIOLOGI :: wawancara dengan dokter tulang
June 10, 2009, 6:08 pm
Filed under: Uncategorized

Hari / tanggal : Jumat, 14 November 2008

Tempat : Rumah Sakit Halmahera

Unit Rawat Darurat

Narasumber : Dr. Yuliana

Pekerjaan : Dokter Umum

HASIL LAPORAN

Penyakit yang dapat terjadi pada manusia ada banyak. Ada yang gawat, tidak gawat, ganas dan tidak ganas. Salah satu contoh dari penyakit yang ganas adalah Osteosarkoma yaitu penyakit kanker pada tulang. Dimana kondisi tulang saat itu membesar dan membentuk benjolan karena adanya jaringan yang abnormal. Pada tahap stadium awal, penanganan yang dilakukan adalah dengan cara konservatif, yaitu memberikan obat-obatan agar penderita dapat sembuh. Akan tetapi ketika telah memasuki stadium lanjut, penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan cara surgical, yaitu amputasi atau pengangkatan bagian tubuh yang terkena kanker tulang tersebut.

Selain itu, penyakit yang sering ditemukan adalah penyakit patah tulang yang disebut dengan Fractura. Jenis-jenis dari penyakit ini pun ada bermacam-macam, seperti Fractura terbuka, yang cara penanganannya dengan metode balut tekan. Akan kebanyakan kasus-kasus Fractura Terbuka dibiarkan begitu saja, tidak diberi penanganan lebih lanjut, karena dengan sendririnya tulang akan memperbaiki keadaan tulang yang retak tersebut. Akan tetapi, apabila Fractura yang terjadi hanya retak, dan keadaan tulang masih menyambung, penanganan yang dilakukan adalah dengan cara Fixasi, yaitu pemberian spalk/bidai di tempat retakan tulang berada. Dan pengikatan splak tersebut harus bisa minimal mengikat dua buah sendi dari tempat sekitar Fractura. Proses penyembuhan setelah operasi itu sendiri, memakan waktu cukup lama. Namun biasanya para dokter menggunakan sebuah rumus sederhana, misalnya apabila seorang balita berumur  empat tahun dioperasi, maka proses  penyembuhannya akan memakan waktu empat minggu, lima belas tahun maka lima belas minggu. Dengan catatan, tubuh tidak bergerak sama sekali.

Penyebab dari Fractura bisa bermacam-macam, namun kejadian yang paling sering ditemukan adalah Fractura karena kecelakaan. Ada juga salah satu penyebab dari Fractura adalah Osteoporosis, yaitu penyakit tulang yang biasanya terjadi pada manusia usia 45 tahun ke atas. Dimana penyakit ini terjadi karena tubuh kekurangan kalsium (Ca). Sehingga apabila meronsen orang yang terkena Osteoporosis, tekstur dari tulang yang seharusnya berwarna putih, polos dan mulus, terlihat kasar.

Selain itu, masih ada penyakit Sprain/keseleo, Contusio/benturan, yang sering ditemukan selain Fractura. Penyebab dari penyakit tulang tersebut-pun juga pada umumnya disebabkan karena kecelakaan.

Selain Osteoporosis, Osteoartosis juga merupakan suatu penyakit tulang. Suatu yang berupa peradangan sendi. Dimana ciri-cirinya adalah rasa sakit pada sendi, ketika bangun pagi-pagi, jari-jari terasa kaku dan tak bisa digerakkan, ketika menaiki tangga lutut sering terasa sakit, tumit terasa nyut-nyutan. Penyakit ini umumnya terjadi pada usia lebih dari 45 tahun, tetapi tidak meunutup kemungkinan bahwa pada usia 20 – 30 tahun, dapat terkena penyakit ini. Penyakit ini bisa disebabkan karena tubuh yang terlalu kurus, dimana metabolisme kalsium dalam tubuhnya kurang. Atau bisa juga karena tubuh yang terlalu gemuk. Sehingga tulang membawa beban yang berlebihan.

Adapun beberapa penyakit tulang lain, yang disebabkan oleh penyakit tulang bawaan. Misalnya, Equinus Farus dan Equinus Falgus, suatu penyakit dimana keadaan tulang membentuk seperti huruf O dan X. Penyakit-penyakit tulang bawaan seperti itu tergantung pada syndrome (kelainan genetik) yang dibawanya ketika lahir. Hingga sekarang penyebab dari penyakit tersbut masih diteliti, karena belum jelas penyebabnya. Penanganan yang bisa dilakukan misalnya dengan fisiotheraphy, namun hal tersebut juga tidak menjamin kesembuhan dari sang pasien.

Contoh syndrome-syndrome yang lain, misalnya Gigantisme dan Kretrinisme yang menyebabakan tubuh telalu tinggi dan besar serta tubuh menjadi kerdil, pertumbuhannya terhenti pada umur tertentu.

Penyakit TBC juga, tidak hanya terjadi pada paru-paru, namun bisa juga terjadi pada tulang. Namanya TBC Tulang. Penyakit yang menyerang bagian tulang belakang, dimana pada bagian tersebut muncul tonjolan yang dinamai tofus. Jika penyakit tersebut masih merupakan stadium awal, masih bisa ditangani oleh obat. Akan tetapi jika sudah memasuki stadium yang lebih lanjut, cara penagannya dengan operasi. Dimana bagian tofus tersbut dicuci hingga bersih, dan diganti dengan pen berbahan titanium. Sayangnya pen berbahan titanium itu tidak diproduksi di Indonesia, sehingga harganya sangat mahal.

Penyakit tulang yang disebabkan oleh bakteri, biasanya jarang ditemukan, karena  tulang berada di dalam tubuh, sedangkan tulang adalah bagian yang steril. Bakteri atau kuman bisa masuk ke dalam tubuh apabila ada bagian yang terbuka, kemudian bakteri masuk melalui celah tersebut dan menyebabkan infeksi.

Contoh penyakit yang menginfeksi di tulang misalnya, Osteomyelitis, yaitu infeksi sarung tulang pada bagian myelin. Osteitis, yaitu penyakit peradangan pada tulang dimana tulang mengeropos perlahan-lahan, dan muncul nanah. Satu-satu-nya cara penanganan adalah dengan operasi. Dimana nanah tersebut akan dicuci hingga sebersih mungkin.  Kemudian setelahnya diberi antibioik.

Atrofi dan Hipertrofi. Penyakit tulang yang disebabkan karena penyusutan tulang karena jarang digunakan, dan tulang yang terlalu banyak bekerja keras. Sebagai contoh, pada manula yang hanya bisa berdiam diri di ranjang, bila kita perhatikan kaki-nya menyusut, karena sudah jarang digunakan. Terkadang punggung-punggug dan bagian belakang tubuh pun bisa terluka jika terlalu lama tidur terlentang di kasur. Itulah gunanya memiringkan tubuh ke kiri dan ke kanan. Seandainya menginginkan kesembuhan pun, penaganan yang dilakukan adalah dengan fisiotheraphy. Akan tetapi hal tersebut akan memakan waktu yang amat lama.

Penyakit tulang lain misalkan, Low Back Pain (nyeri punggung bagian bawah). Penyakit tulang ini biasanya disebabkan oleh pola hidup yang salah, misalkan, tulang yang terlalu lama dipakai untuk duduk, terlalu lama berdiri, pernah memiliki riwayat jatuh, kelaian anatomis pada tubuh, urat kejepit ( (Hernia Nucleus Pulpolus) atau tulang punggung yang terlalu lurus.

Penyakit tulang juga bisa terjadi pada ligamen, dimana ligamen dapat putus. Apabila ligamen tersebut putus separuh, penanganan yang dilakukan adalah dengan penyambungan ligamen tersebut. Jika ligamen tersebut putus total, maka perlu dilakukan operasi untuk penyambungan ligamen secara total. Jahitan yang digunakan pun, bukan jahitan yang biasa. Nama jahitan yang digunakan adalah jahitan clover.

Apabila ditanya, mengenai penyakit yang menyerang bagian sumsum tulang, hal tersebut amat jarang ditemukan. Karena bagian tersebut adalah bagian yang steril dari pengaruh luar.

Pada dasarnya, penyakit yang terjadi pada tulang bukanlah penyakit yang mematikan, selama saluran pernapasan masih lancar sirkulasinya. Penanganan yang bisa dilakukan pun ada bermacam-macam. Bergantung pada usia pasien, keadaan tubuhnya, dan bermacam factor-faktor lainnya.

Misalnya, jika kita ingin sehat dan ingin kebutuhan kalsium kita sehari-hari terpenuhi, kita bisa memakan Ikan Teri Medan yang tawar. Hanya makan sedikit, kebutuhan kalsium kita dalam satu hari sudah terpenuhi. Dibandingkan dengan susu, ikan teri jauh lebih murah. Belum lagi dari sebuah penelitian yang mengatakan bahwa diperlukan meminum enam  belas gelas susu bervolume 200 cc, untuk memenuhi kebutuhan kalsium kita dalam sehari.



SIAPAKAH SEBENARNYA PELAKU G30S/PKI ?
June 10, 2009, 5:40 pm
Filed under: Uncategorized | Tags:

SIAPAKAH SEBENARNYA PELAKU G30S/PKI ?

Saya mencari informasi tersebut melalui internet, karena informasi-informasi yang ada di internet lebih beragam dan lebih mudah dicari. Berikut beberapa informasi yang saya temukan:

Menurut DetikForum

Dari sebuah polling, ada pertanyaan “Siapakan sebenarnya pelaku G30S/PKI?”. Berikut hasil polling tersebut,

  1. Soeharto (73 vote)
  2. CIA (36 vote)
  3. PKI (22 vote)
  4. Soekarno (4 vote)
  5. TNI-AD (3 vote)
  6. lainnya (9 vote).

Berdasarkan hasil polling ini, mayoritas menunjuk Soeharto-lah pelaku G30S/PKI yang sebenarnya. Menurut salah seorang poster dalam forum tersebut, Soeharto adalah anak emas dari CIA, sehingga kita bisa mengaitkan antara Soeharto dengan CIA. Kemudian saya tertarik untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, kemudian menemukan,

Menurut masawep.multiply.com

Adapun pemaparan baru tentang fakta dan opini dibalik G30S/PKI itu, ingin merubah total peran dan posisi Soeharto terhadap G30S/PKI yakni sebagai pemberantas yang cekatan dan jitu menjadi terlibat atau tersangka.

Fakta-fakta tersebut antara lain:

  1. Pengakuan Kol. A. Latief (gembong PKI) bahwa dua kali ia memberitahukan kepada Soeharto tentang rencana penindakan terhadap sejumlah jenderal. Dalam bahasa laten menghadapkan Dewan Jendral kepada Presiden. Namun Soeharto yang saat itu Panglima Kostrad tidak mengambil inisiatif melapor kepada atasannya. Dia diam saja dan hanya manggut-manggut mendengar laporan itu. Latief menginformasikan rencana penindakan terhadap para Jederal itu dua hari sebelum hari H.
  2. Fakta bahwa sebagai perwira tinggi dengan fungsi pemandu di bawah Pangab Jederal A. Yani, Soeharto tidak termasuk sasaran G30S/PKI. Ini bisa dipertanyakan, mengingat strategisnya posisi Kostrad apabila negara dalam keadaan bahaya. Kalau betul Soeharto tidak berada dalam Inner Cycle gerakan, kemungkinan besar ia termasuk dalam daftar korban yang dihabisi malam tersebut.
  3. Hubungan emosional cukup dan amat dekat Soeharto dengan para pelaku PKI yakni Untung dan Latief sedangkan sjam termasuk kolega Soeharto di tahun-tahun sesudah proklamasi.
  4. Menurut penuturan Mayjen (Purn) Musrjid 30 September malam menjelang 1 Oktober 1965 itu pasukan Yon 530/Brawijaya berada di sekitar Monas. Padahal tugas panggilan dari Pangkostrad Mayjen Soeharto adalah untuk defile 5 Oktober.
  5. Mayjen (Purn) Suharjo, mantan Pangdam Mulawarman yang sama-sama dalam tahanan dengan Mayor (Purn) Soekardi, eks Wadan Yon 530/Brawijaya menceritakan bahwa surat perintah dari Pangkostrad kepada DanYon 530 itu dalam rangka penugasan yang disinggung Jederal Mursjid tadi, ternyata kemudian dibeli oleh Soeharto seharga 20 juta.
  6. Ratn Sari Dewi (mantan istri Bung Karno) pernah menyatakan: “sejak pagi 1 Oktober Soeharto sudah propaganda bahwa pelakunya PKI, sepertinya dia sudah tahu semua seakan telah direncanakan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana ia bisa menguasai Indonesia? Harus diingat sistem komunikasi saat iu belum lancar.  Bagaimana dia bisa memecahkan masalah yang terjadi malam 30 September dan segera bertindak begitu cepat? Kalau belum tahu rencana G30S/PKI ia tidak mungkin bisa melakukannya…”
  7. Soeharto juga mempunyai hubungan dengan CIA. Hal ini terbukti dengan adanya satu kompi batalyon 454 Diponegoro Jawa Tengah dan satu kompi Batalyon 530 Brawijaya Jawa Timur, yang secara terselubung digunakan Soeharto sebagai penggerak sekaligus penumpas G30S/PKI, ternyata merupakan pasukan raider elite yang menerima bantuan AS sejak 1962. Lebih dari itu penggerak Gestapu itu ternyata pernah dilatih di AS.

Tulisan yang berada di blog tersebut cukup meyakinkan untuk dijadikan kesimpulan, karena ternyata sang penulis mendapatkan informasi tersebut dari berbagai sumber, seperti yang tertulis di dalam Daftar Pustaka-nya.

Menurut Buku Sukarno : berkas-berkas soekarno 1965 – 1967 yang ditulis oleh Antonie Dake, Soekarno adalah pelaku dari G30S/PKI. Menurutnya Soekarno adalah mastermind kudeta 1 Oktober 1965. CIA maupun Mayjen Soeharto kala itu tidak memiliki keterkaitan yang kuat. Dake adalah seorang  akademisi Belanda yang memeroleh gelar PhD di bidang ilmu politik di Universitas Freire, Berlin.

Sementara itu, ketika saya membandingkan informasi yang saya dapatkan dari internet dengan informasi yang terdapat di dalam Buku Pelajaran Sejarah XI IPA SMA, pelaku dari G30S/PKI adalah PKI, yang dipimpin oleh Aidit dan Latief.

Karena masih merasa penasaran dengan pelaku sebenarnya dari gerakan G30S/PKI saya menjajaki internet lebih dalam, terutama dalam DetikForum. Topik bahasan mengenai pelaku G30S/PKI telah mencapai berhalaman-halaman, saya membacanya dan menemukan berbagai pendapat mengenai keterkaitan yang kuat antara PKI, TNI-AD, Soeharto dan CIA mengenai G30S/PKI.




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.